LAMAN BICARA, Nanga Bulik – Perjuangan menghadirkan listrik ke pedalaman Kabupaten Lamandau menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program listrik masuk desa kini telah mencapai tahap pengangkutan material ke Desa Karang Mas. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah yang selama ini gelap gulita.

Daftar Isi

Perjuangan di Medan Berat

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Petugas PLN, aparat keamanan, dan masyarakat bahu-membahu menghadapi tantangan medan yang berat dan berbahaya.

"Ini adalah perjuangan sejati. Mengangkut tiang seberat itu melewati jalan berbatu dan menanjak bukan pekerjaan biasa," ujar Bupati. Semangat tim di lapangan menjadi kunci utama dalam menjalankan program listrik masuk desa ini. Mereka rela berjuang demi terang bagi saudara-saudaranya.

Target dan Dampak bagi Masyarakat

Program ini bertujuan menuntaskan rasio elektrifikasi di wilayah selatan Lamandau. Selama ini, banyak desa masih mengandalkan penerangan dari diesel atau tenaga surya yang sangat terbatas kapasitasnya.

Target Penyelesaian Jaringan Listrik

Manajer PLN UP3 Palangka Raya menyebut pemasangan jaringan ditargetkan rampung pada triwulan III 2026. Setelah tiang terpasang, proses penyambungan ke rumah warga akan segera dilakukan untuk memastikan listrik benar-benar sampai ke rumah.

Masyarakat Desa Karang Mas menyambut antusias progres ini. Tokoh masyarakat, Apui, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam setelah puluhan tahun menanti kehadiran listrik.

"Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar lebih baik di malam hari. Kegiatan ekonomi warga juga berpotensi berkembang pesat," ujarnya penuh harap. Kehadiran listrik diyakini akan membawa perubahan positif yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.